Nikmat Apalagi yang Akan Kita Dustakan ?

Nikmat Apalagi yang Akan Kita Dustakan ?

Oleh : Achyar Ulul Amri

7

                Nikmat adalah segala pemberian Allah Swt kepada Setiap makhluknya contohnya saja manusia. Nikmat yang deberikan Allah Swt  dapat berupa kesehatan fisik, kerohanian, ataupun berupa materi. Jika kita mencoba menghitung nikmat Allah swt yang kita terima secara satu persatu niscaya kita tidak akan mampu menghitungnya karena nikmat Allah itu tidak terhitung jumlahnya.

                Sangat disayangkan karena kebanyakan kita tidak menyadari nikmat pemberian Allah swt atau bahkan tidak mensyukurinya. Sesungguhnya Allah swt sangat membenci manusia yang tidak bersyukur terhadap pemberianNYA.

Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya). di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S. Ar-Rahman 55:1-13)

                Sejak terlahirkan kedunia sampai kita menatap ajal di akhir hidup, nikmat-nikmat dari Allah Swt tiada berhenti mengalir. Sejak kita terbangun dari tidur, melaksanakan aktivitas sehari-hari dan tidur lagi,nikmat Allah terus berdatangan tiada henti. Mari kita renungkan beberapa Nikmat Allah swt yang sering kita lupakan keberdaannya, namun sangat bermanfaat bagi kehidupan kita.

                Nikmat Iman dan Islam adalah nikmat terbesar yang dimiliki seorang manusia, karena hanya orang-orang yang mendapat petunjukklah yang bisa mengikuti satu-satunya agama yang diridhoi Allah swt yaitu Islam. Coba bayangkan jika kita tidak termasuk seorang muslim dan tidak memiliki iman maka pastilah kita melakukan sesuatu hal sesuai kehendak kita. Kita mungkin mendapatkan segala yang kita inginkan didunia dengan menuruti hawa nafsu namun sesungguhnya hak-hal yang kita dapatkan itu hanyalah sebuah azab yang menghanyutkan kita kepada kesesatan dengan muaranya di neraka jahanam.

                Nikmat kesehatan adalah nikmat yang kita sering lupakan ketika kita sedang sehat, badan kuat, tidak ada sakit yang dirasakan, ataupun energy terasa penuh. Namun ketika sebuah penyakit menyerang barulah kita sadar bahwa nikmat kesehatan yang diberikan Allah swt sangat bernilai harganya.

                Nikmat kesempatan untuk melakukan ibadah kepada Allah sering kita biarkan berlalu percuma diganti dengan kegiatan keduniawian. Kita sering mengulur waktu sholat untuk menyelesaikan sebuah game, mementingkan ngobrol dengan teman dibanding sholat, dan sebagainya. Namun ketika kita dalam keadaan tidak berdaya dan tidak mampu lagi beribadah barulah kita sesali kelalaian kita memanfaatkan kesempatan dalam hidup kita.

                Nikmat bernafas yang kita rasakan secara gratis setiap harinya kita abaikan, bahkan manusia banyak melakukan kegiatan-kegiatan merusak alam yang akhirnya mengurangi oksigen diudara untuk bernafas. Mari kita bayangkan jika nantinya dimasa depan udara bebas tidak bisa langsung digunakan untuk bernafas namu kita harus membeli tabung-tabung oksigen untuk membantu pernafasan, tentunya kita harus mengeluarkan banyak uang dan mengalami penderitaan, oleh karena itu kita harus mensyukuri nikmat udara segar yang kita rasakan dengan cara merawat lingkungan.

                Nikmat Harta yang kita miliki juga sering melalaikan kita, dari harta yang kita miliki kalau tidak mawas diri maka akan dapat tercipta sifat boros, sombong dan sebagainya. Padahal sifat-sifat tersebut adalah sifat-sifat setan yang sangat dibenci Allah swt. Mari kita bayangkan jika semua harta yang kita miliki langsung dicabut oleh Allah SWT, Rumah yang kita miliki terbakar, saham yang kita punya lenyap, dan bisnis mengalami kebangkrutan. Disaat-saat seperti itulah barulah seorang manusia akan sadar nikmat-nikmat yang diberikan Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s